Sabtu, 31 Oktober 2020

Penggerak Opini Islam Era Digital



Judul Buku : Penggerak Opini Islam Era Digital
ISBN : 978-623-7083-00-9
Penulis :  Fika Komara
Penerbit : Imune Press
Tahun Terbit : Januari 2019
Tebal :  156 Hal
Reviewer : Seviawati Polinggapo

Di tengah derasnya arus informasi yang dengan mudah kita dapatkan di internet hari ini, tidak jarang kita jumpai informasi yang unfaedah, rusak, hoax, sesat bahkan memecah belah. Dan yang paling mengerikan lagi adalah informasi yang berseliweran tersebut tak sedikit yang memicu islamphobia bagi generasi muslim😰.

Bagi saya kehadiran buku ini merupakan sebuah pencerahan di tengah "arus gelap" informasi di era ini. Ia menyuntikkan optimisme dan panduan bagi para jurnalis ataupun aktivis Islam yang ingin berkontribusi memanfaatkan potensi kebaikan pada teknologi digital. 

Bukan sekadar menulis. No asal-asalan menulis. Bukan basa-basi. Bagi saya pribadi kesan tersebut melekat pada keseluruhan isi buku. Sangat jelas buku ini memiliki target utamanya ingin mewujudkan profil "Opinion Maker for Islam" di kalangan aktivis muslim. Hal ini sebagaimana diakui oleh penulis bahwa materi-materi yang dibukukan ini pernah disosialisasikan dalam rangkaian workshop #muslimahtimurjauh sepanjang 2017-2018 di berbagai kota di tanah air. 

"Menulis itu dipimpin oleh kekuatan sudut pandang, bukan dipimpin oleh data. Sudut pandang disupport oleh data, bukan sebaliknya. Jangan malu menjadi subjektif", itulah salah satu dari pesan penulis yang paling menghentakkan bagi saya. Masya Allah buku ini keren. Meski kelihatannya tipis dan mungil, tapi isinya daging semua euy. Buku ini merepresentasikan bobot si penulisnya.

Akhir kata saya ingin mengutip pesan Bu Tedjo, "dadi wong iku seng solutip". Nah, buat kamu yang serius ingin berkontribusi mencerahkan dunia lewat aksara, buku ini ntuh solutifnya jeng. Skuy, bacalah ya bukunya. 

Happy reading...
πŸ“–πŸ“–πŸ“–

Review Buku Komunitas Carengru Batch 6

Minggu, 18 Oktober 2020

Review Buku Sex Before Married #2




πŸ“– Judul: Sex Before Married #2
πŸ–Š Penulis: Iwan Januar
πŸ–¨ Penerbit: Gema Insani
πŸ—’ Tebal buku : 157 Halaman
πŸ“† Tahun terbit: 2007

Buku kedua ini lebih menarik.
Lebih membahas akan bahaya-bahaya yang mengintai pelaku seks pranikah, seperti Penyakit Menular Seksual (PMS) dan HIV/Aids. 

Walaupun menggunakan alat pengaman dalam berhubungan pranikah tak akan menjamin keamanannya

Sebut saja #Kondom
Seberapa yakin kah kalian kalau barang ini aman digunakan saat berhubungan? 
Apalgi bagi mereka yang sering bergonta-ganti pasangan yg bukan mahromnya (Naudzubillah) 

Disini dibahas tuntas tentang penularan PMS menggunakan alat pengaman, bahwa pada kondom (yang terbuat dari bahan lateks) terdapat pori-pori dengan diameter I/60 mikron dalam keadaan tidak meregang, sedangkan bila dalam keadaan meregang lebar pori-pori tersebut mencapai 10 kali. Sementara, kecilnya virus HIV berdiameter I/250 mikron.  Dengan demikian, jelas bahwa virus HIV dapat dengan leluasa menembus kondom (kata orang awam kebocoran kondom).

Maka dari itu, pentingnya Pendidikan Seks sejak dini perlu di ajarkan kepada anak-anak kita. Tentu saja pendidikan seks yang baik bagi anak-anak kita tidak semata menyangkut kesehatan saja, tapi juga norma-norma dalam pergaulan bagi mereka. 

Lantas, bagaimana dengan anak-anak kita yang terlanjur terjun dalam seks bebas?? 
Manusia adalah manusia. Kita bisa berbuat aneka kesalahan, demikian pula  anak-anak kita. Dan agama meminta kita untuk bersikap arif, bisa memaklumi kekeliruan mereka. Maka, ketika mereka berbuat kesalahan tetaplah berada disamping mereka. 

Sebagai contoh, ketika ada seorang remaja yang hamil diluar nikah, maka orang tua harus berperan sebagai penguat mental sang anak. 

Memang tidak mudah menjadi orang tua di masa sekarang. Situasi telah berubah, zaman telah di genggam oleh mereka yang tipis moralnya dan imannya. Perlu adanya pendampingan khusus dari orang tuanya.

Buku ini benar-benar membahas tuntas efek dalam pergaulan bebas, terutama seks pranikah. Dapat berdampak buruk bagi keduanya dari segi kesehatan dan lingkungannya. 

Pas sekali deh Buku ini dijadikan kado untuk remaja

Review Buku Komunitas Carengru Batch 3

Review Buku Anger Management


Anger Management
.
πŸ“Penulis : Dandi Birdu & Diah Mahmudah
πŸ“© Penerbit: Zenawa Media Giditama
πŸ“† Tahun Terbit : Januari 2020
πŸ“š Jumlah Halaman : 203 Halaman
.
Setiap manusia lahir dengan jiwa yang suci, dalam mengarungi rollercoaster kehidupan manusia menemukan sepaket pengalaman bergantian yaitu pengalaman yg menyenangkan & pengalaman yang menyedihkan.. 
.
Pengalaman yg menyenangkan tentunya membuat jiwa kita tetap bahagia.. 
Tapi sebaliknya pengalaman yang menyakitkan terkadang menyisakan luka bersama emosi negatif hadir dalam diri kita.. 
.
Untuk mendapatkan hidup yg berkualitas tentunya setiap manusia perlu belajar bagaimana memelihara fitrah jiwanya.. 

Bagaimana cara yang tepat untuk melewati 8 Masa Rollercoaster Kehidupan? 
Bagaimana cara mengalirkan ransel emosi dari 3 dimensi waktu (Masa lalu, Masa Kini, Masa yang akan datang)? 
Maka disinilah kita perlu belajar "Anger Management"
.
Dengan belajar "Anger Management" kita akan mampu mengelola amarah, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup yang penuh manfaat, semakin terdorong menggali makna dari ragam peristiwa hidup dengan cara yang positif juga kembalinya kedekatan hubungan yang saling merindukan & penuh kasih sayang πŸ’œπŸ’œπŸ’œ

Review Buku Komunitas Carengru Batch 3

Review Buku The Read-Aloud Handbook



πŸ“– Judul : The Read-Aloud Handbook
πŸ–Š Penulis : Jim Trelease
πŸ–¨ Penerbit : Penerbit Noura
πŸ—’Tebal buku : xv+ 311 hlm+ 46 hlm (catatan kaki dan daftar pustaka)
πŸ“† Tahun terbit : 2017

Masih ingat bagaimana pengalaman awal kita membaca? Menyenangkan πŸ₯°atau justru Menyakitkan😭?

Kita harus memastikan bahwa pengalaman awal anak dalam hal membaca itu tidak menyakitkan sehingga mereka akan senantiasa gembira mengingat pengalaman tersebut, kini dan selamanya. Namun, jika pengalaman-pengalaman awal itu terus menyakitkan, kita hanya akan menciptakan pembaca di jam sekolah alih-alih pembaca seumur hidup

Sebuah kalimat pembuka buku yang luar biasa maknanya, yang membuat saya semakin ingin menjadi salah satu dari orang tua yang memastikan pengalaman awal membaca anak-anak saya menyenangkan.😊

Isi bukunya sepadat tebal halamannya. Itulah kesan pertama selesai membaca buku ini. Meskipun font nya yang tipis sedikit membuat mata lelah, serta buku terjemahan yang kadang memaksa saya membaca ulang kalimat, tak menyurutkan saya untuk menuntaskan buku ini. Mengapa? Karena saya butuh bangettt buku ini.

Ini adalah salah satu buku yang wajib dikuasai bagi para pegiat membaca nyaring, atau yang ingin mengikuti ToT nya Read-Aloud ya..

Buku ini penuh riset, dengan referensi berbagai jurnal ilmiah sehingga seperti yang saya bilang sebelumnya, sangat padat. Penulis memulai pemaparannya di bab awal dengan memberikan fakta mengejutkan bahwa di Amerika tentang nilai mata pelajaran membaca dari rentang tahun 1987 sampai 2008 hanya membuat peningkatan satu angka saja. Padahal, seperti kita ketahui bahwa fasilitas belajar berbasis teknologi semakin canggih. Apanya yang salah ya? Nah, setelah temen-temen baca buku ini, Insya Allah akan tahu jawabannya.

Lalu, Penulis menceritakan kisah seorang anak (saya nggak hafal namanya) yang menjadi salah satu anak yang berhasil memperoleh nilai sempurna dalam ACT 2002. Semua orang penasaran, orang tua anak tersebut diberondong pertanyaan dari para wartawan mengenai kursus apa yang diikuti. Apa rahasianya? Ternyata, yang dilakukan hanyalah ikut program gratis sejak anak ini bayi yaitu membacakan nyaring selama 30 menit setiap malam, setiap tahun bahkan setelah mereka bisa membaca sendiri.

Kita bisa menyimpulakn bahwa aktivitas rutin membacakan nyaring ternyata berdampak pada kemampuan belajar dan kecerdasan anak.

Buku ini juga memberikan kita pemahaman tentang:

✅ Apa, mengapa, serta bagaimana teknik membacakan nyaring (pra, pelaksanaan, post). 

✅ Pandangan mengenai isu-isu mengenai pembelajaran menggunakan e-book, perpustakaan masa kini dan pengaruh teknologi digital seperti televisi dan audio book. 

✅ Berbagai pesan untuk para orang tua, terutama ayah bahwa perannya sangat esensial dalam mencetak _a good reader_ serta kisah-kisah membacakan nyaring untuk anak yang berkebutuhan khusus. 

Apabila kita menghargai anak-anak dan masa depan mereka, kita pasti punya waktu melakukan aktivitas membacakan nyaring. Yuk, kita luangkan waktu dengan aktivitas membacakan nyaring untuk anak-anak, minimal 15 menit sehari.

Rate : 4.8/5 🌟

Review Buku Komunitas Carengru Batch 3